Hukum Tata Usaha Negara

Pengertian dan Fungsi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

Pernah dengar tentang Pengadilan Tata Usaha Negara fren….?

Kalau PTUN? pernah dengar ga…?

Hhmm…ga pernah ya?

Nah… kalau ATUN pernah denger doong?…hehe. Itu mah nama adiknya si Doel…hihi

Yapp…kagak ada hubungan sih… tapi ya ada dikit-dikit lah miripnya cuma beda di huruf awalnya doang…

Jauh maliih….

Sekarang kita tidak sedang membicarakan selebritis… tapi sedang membicarakan suatu lembaga peradilan yang memiliki kompetensi absolut dibidang perkara tata usaha negara. Wusss….mantep ya dengernya…hehe

Untuk lebih lanjut kita sebut PTUN aja dech…ya…ya… setuju ya… kepanjangan sih bro….

Ok setuju ya… nah gitu dong…

Kita lanjut ya…

Pada Zaman Dahulu….. ops kejauhan…he

Sejak adanya perubahan (amandemen) Undang-Undang Dasar 1945 yang membawa perubahan mendasar mengenai penyelenggaraan kekuasaan kehakiman, kemudian dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 Tentang Kekuasaan Kehakiman, Pengadilan Tata Usaha Negara termasuk di dalamnya yang merupakan salah satu dari empat lembaga peradilan di bawah Mahkamah Agung selain Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Agama (PA) dan Pengadilan Militer (DilMil). Masing-masing lembaga peradilan memiliki tugas dan fungsi masing-masing sebagaimana ditentukan oleh undang-undang.

Beberapa contoh kasus yang sempat viral di media massa seperti kasus izin pulau reklamasi di Jakarta yang berakhir di PTUN Jakarta, atau kasus Mantan Kepala SMA Negeri 3 Jakarta Retno Listyarti (maaf ya kalau sebut nama… tapi sudah viral juga sih namanya…he) beliau mengajukan gugatan terhadap Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Arie Budhiman Nomor 355 Tahun 2015 melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Pernah denger bro…? pernah denger ga? hehe

Apaaaaa???? nggak pernah? trus kamu kemana aja sich? khan ada TV di rumah…

Baca Juga:  Asas Hukum Acara PTUN

Oo…pantesan..yang ditonton NARUTO sama SINCHAN aja sich…hehe (Maaf ya bagi penggemar NARUTO dan SINCHAN tidak bermaksud apa-apa kok… cuma pengen ajak dan ingetin teman saya nich…biar suka juga sesekali lihat berita…hehe pisss mamen….)

Atau kasus lainnya dech…yaitu pembubaran ormas Hizbuttahrir Indonesia (HTI) oleh pemerintah yang berujung ke PTUN atau beberapa kasus pemecatan ASN dibeberapa daerah yang juga berujung ke PTUN, dan masih banyak kasus lainnya.

Dari beberapa kasus atau perkara tersebut di atas, kira-kira kita bisa membayangkan seperti apa dan apa sih tugasnya PTUN itu?

Oke kita mulai dengan pengertian PTUN dulu ya…

Pengertian Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

Pengertian Pengadilan Tata Usaha Negara dapat kita lihat pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986. Pada prinsipnya:

PTUN adalah lembaga peradilan yang mengadili sengketa tata usaha negara, termasuk sengketa kepegawaian antara badan atau pejabat tata usaha negara/administrasi negara (pejabat pemerintah), dengan seseorang atau badan hukum perdata, seperti PT, Yayasan dan badan hukum lainnya.

– Trus apa fungsinya bro…?

Fungsi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

PTUN sebagai pengadilan tingkat pertama, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang berfungsi untuk memeriksa, mengadili, memutus dan menyelesaikan sengketa tata usaha negara. Pengadilan ini dibentuk berdasarkan keputusan presiden dengan daerah hukum meliputi wilayah kota atau kabupaten.

Perlu teman-teman ketahui bahwa Lembaga Peradilan di lingkungan Tata Usaha/Administrasi Negara ini, berkedudukan di Kabupaten atau Kota loh dan untuk sekarang hampir seluruhnya berada di ibukota propinsi. Namun saat ini, belum semua kabupaten atau kota memiliki Pengadilan Tata Usaha (PTUN) sendiri, sehingga beberapa kasus terkait tata usaha negar di beberapa wilayah harus mengajukan perkaranya di PTUN terdekat yang yurisdiksinya menjangkau daerah tersebut.

Baca Juga:  Asas Hukum Acara PTUN

Berbeda dengan Peradilan Negeri dan Peradilan Agama yang berada hampir di setiap kabupaten/ kota.

Tujuan Dibentuknya Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

Tujuan dibentuknya Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sebagaimana keterangan pemerintah di hadapan sidang paripurna DPR RI tentang RUU PTUN tanggal 25 April 1986 adalah:

  1. Memberikan perlindungan hak-hak rakyat yang bersumber pada hak-hak individu;
  2. Memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat yang didasarkan kepada kepentingan bersama dari individu yang hidup dalam masyarakat tersebut.

Dengan tujuan tersebut, dapat pula dimaknai bahwa fungsi peradilan tata usaha negara sebenarnya adalah sebagai sarana untuk menyelesaikan konflik yang timbul antara pemerintah (badan atau pejabat tata usaha negara) dengan rakyat (orang perorangan maupun badan hukum perdata), sebagai akibat dari dikeluarkannya atau tidak dikeluarkannya keputusan tata usaha negara.

Menurut F.J. Stahl dalam karyanya Philosophie des Rechts, seperti dikutip Darda Syahrizal (2012: 80) menerangkan bahwa dibentuknya lembaga peradilan administrasi merupakan upaya pemenuhan terhadap teori negara hukum, yang meliputi:

  1. Mengakui dan melindungi hak-hak asasi manusia;
  2. Untuk melindungi hak-hak tersebut, maka penyelenggara negara harus berdasarkan pada trias politica;
  3. Dalam menjalankan tugasnya, pemerintah berdasarkan atas undang-undang;
  4. Apabila dalam tugasnya berdasarkan undang-undang, pemerintah masih melanggar hak asasi yaitu adanya campur tangan pemerintah dalam kehidupan pribadi seseorang, maka ada pengadilan administrasi yang adakan menyelesaikan.

Oleh karenanya, penting adanya pengadilan administrasi tersebut. Di Indonesia sendiri sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara, meskipun pemberlakukannya efektif sejak tahun 1991, tetapi telah memenuhi salah satu unsur dan teori dari negara hukum.

Nah, dari penjelasan pakar di atas, dapat kita fahami bahwa Pengadilan PTUN itu sama pentingnya dengan pengadilan-pengadilan lain seperti pengadilan negeri, pengadilan agama dan pengadilan militer.

Baca Juga:  Asas Hukum Acara PTUN

– Ya iyalah bro…kalau ga’ penting ngapain juga didirikan…hehe

+ Paling tidak kita sekarang sudah tahu tentang apa itu PTUN dan fungsinya…

Sampe sini dulu ya… esok kita sambung lagi…

Semoga bermanfaat… 🙂

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close