Pengertian Hukum Acara Perdata

0
72

Pengertian Hukum Acara Perdata

Apa yang dimaksud dengan Hukum Acara Perdata?

Hukum Acara Perdata memiliki beberapa pengertian menurut pendapat beberapa ahli hukum antara lain sebagai berikut:

  1. Dr. Wirjono Projodikuro, S.H. :

Hukum Acara Perdata adalah rangkaian peraturan-peraturan yang memuat cara bagaimana orang harus bertindak di muka pengadilan dan cara bagaimana pengadilan harus bertindak satu sama lain untuk melaksanakan berjalannya peraturan-peraturan hukum perdata.[1]

  1. Dr. RM. Sudikno Mertokusumo, S.H.:

 

  • Hukum Acara Perdata adalah hukum yang mengatur tentang bagaimana cara mengajukan tuntutan hak, memeriksa, serta memutusnya dan pelaksanaan putusannya.[2]
  • Hukum Acara Perdata adalah peraturan hukum yang mengatur bagaimana cara menjamin ditaatinya hukum perdata materiil dengan perantara hakim atau peraturan hukum yang menentukan bagaimana caranya menjamin pelaksanaan hukum perdata materiil.[3]
  1. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.IP., M.Hum.:

Hukum Acara Perdata adalah hukum yang mengatur tentang tata cara mengajukan gugatan kepada pengadilan, bagaimana pihak tergugat mempertahankan diri dari gugatan penggugat, bagaimana hakim bertindak sebelum dan sedang pemeriksaan dilaksanakan dan bagaimana cara hakim memutus perkara yang diajukan  oleh penggugat tersebut serta bagaimana cara melaksanakan putusan tersebut sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan  yang berlaku, sehingga hak dan kewajiban sebagaimana yang telah diatur dalam hukum acara perdata dapat berjalan sebagaimana mestinya.[4]

  1. H. A. Mukti Arto, S.H., M. Hum.:

 

Hukum Acara Perdata adalah semua kaidah hukum yang menentukan dan mengatur cara bagaimana melaksanakan hak-hak dan kewajiban-kewajiban perdata sebagaimana yang diatur dalam hukum perdata materiil yang berlaku.[5]

————————————–

[1] Wiryono Projodikuro, Hukum Acara Perdata di Indonesia, Bandung: Sumur, 1992, h. 12.

[2] Sudikno Mertokusumo, Bunga Rampai Ilmu Hukum, Yogyakarta: Liberty, 1984, h. 2.

Baca Juga:  Tuntutan atau Gugatan Atas Dasar Wanprestasi

[3] Sudikno Mertokusumo,  Hukum Acara Perdata Indonesia, Bandung: Alumni, 1982, h. 2.

[4] Abdul Manan, Penerapan Hukum Acara Perdata di Lingkungan Peradilan Agama, Jakarta: Kencana, 2005, h. 2.

[5] Mukti Arto, Praktek Perkara Pedata Pada Pengadilan Agama, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003, h. 9.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here