Info Hukum dan Peradilan

Berpekara Sekarang Lebih Mudah Melalui E-Court (Berpekara Secara Elektronik)

Bagi sebagian orang atau bagi para pihak pencari keadilan berpendapat bahwa mengurus perkara ke pengadilan banyak memakan waktu tenaga dan biaya. Mungkin anggapan itu ada benarnya jika dibanding menyelesaiakan masalah secara kekeluargaan.

Namun sekarang para pihak pencari keadilan bisa lebih mudah berurusan dengan pengadilan terutama dalam hal mengajukan gugatan atau permohonan. Pasalnya Mahkamah Agung RI telah meluncurkan sistem berpekara secara elektronik atau E-Court.

Dilansir dari https://ecourt.mahkamahagung.go.id/, dijelaskan bahwa E-Court Adalah layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online, Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik, dan Persidangan yang dilakukan secara Elektronik, meliputi:

  1. e-Filing (Pendaftaran Perkara Online di Pengadilan)
  2. e-Payment (Pembayaran Panjar Biaya Perkara Online)
  3. e-Summons (Pemanggilan Pihak secara online)
  4. e-Litigation (Persidangan secara online)

Aplikasi berlaku untuk semua sistem peradilan, baik peradilan umum, peradilan agama dan peradilan tata usaha negara. Sedangkan peradilan militer tidak menggunakan sistem ini karena berlaku khusus.

Nah, untuk dapat mengakses dan beracara secara elektronik pastikan anda sudah terdaftar sebagai pengguna terdaftar di sistem e-court tersebut dengan mendaftar melalui situs resmi e-court MA RI. Setelah mendaftar akun anda akan diverifikasi oleh sistem di pengadilan. Inilah yang dimaksud proses E-Filling tersebut.

Kemudian setelah diverifikasi anda akan menerima perintah dan petunjuk pembayaran panjar perkara. Pada sistem ini, anda tidak lagi membayar dengan cara transfer ke rekening resmi Pengadilan seperti biasa, akan tetapi pembayaran dilakukan melalui virtual acount yang tata cara pembayarannya diberitahukan secara otomatis oleh sistem ke email pendaftar.

Tau virtual acount khan? 

Yapp…virtual acount itu pembayaran dengan menggunakan rekening virtual yang dibuat secara khusus. Tapi saya tidak akan menjelaskan secara teknisnya… karena yang lebih ngerti ya orang bank…hehe.

Tapi dengan virtual acount ini pendaftar perkara diuntungkan karena pendaftar tidak perlu lagi mengantarkan dan menyerahkan atau mengirimkan bukti slip pembayaran, karena dengan virtual acount ini pembayaran akan terkonfirmasi dengan otomatis. 

Lalu setelah divalidasi oleh sistem, oleh pengadilan ditetapkanlah nomor perkara dan tanggal sidangnya, pendaftar akan diberitahu dan dipanggil melalui e-mail yang telah pendaftar daftarkan sebelumnya untuk datang ke persidangan. E-mail tersebutlah yang dijadikan sebagai alamat elektronik resmi pendaftar. Sehingga pendaftar tidak lagi dipanggil secara manual oleh jurusita.

Mudah kah… ga capek-capek, panas-panas, macet-macet buat datang ke pengadilan. Melalui sistem e-court lebih simpel… hehe.

Bahkan dalam dalam website resminya tersebut dapat pula dipantau jumlah perkara yang telah didaftarkan secara elektronik dari masing-masing pengadilan, baik dari peradilan umum, peradilan agama maupun peradilan tata usaha negara. Nah ini sebagai bentuk transparansi sekaligus informasi.

Jadi sebelum pendaftar mendaftar, bisa dilihat terlebih dahulu berapa perkara di pengadilan yang akan pendaftar tuju untuk mendaftar perkara. Setelah proses pendaftaran selesai, baru pendaftar cek lagi sudah bertambah belum perkara di pengadilan tersebut. Jika sudah bertambah kemungkinan perkara anda sudah termasuk dalam perkara yang bertambah tadi.

Gimana, tertarik mencoba? Kalo ga ada masalah mendingan ga usah coba-coba dech… hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close